Wednesday, April 12, 2017

Review Jurnal

<script async src="https://pagead2.googlesyndication.com/pagead/js/adsbygoogle.js?client=ca-pub-4428412737778416"
     crossorigin="anonymous"></script>

REVIEW JURNAL
MYSTERY OF FOSSILS

Kelompok 4
Hanisa Fitri                       (14031029)
Ingga Sucika Dasril           (14031011)
Sarah                                 (14031017)





JURUSAN BIOLOGI
FAKULTAS MATEMATIKA DAN ILMU PENGETAHUAN ALAM
UNIVERSITAS NEGERI PADANG
2017


PENDAHULUAN
A.    Judul                           : Mystery Of Fossils: A Review
B.     Volume                       : 3
C.     Penulis                         : Shankar Murthy, K dan Kiran B. R
D.    Asal                             : Karnataka, India
E.     Bidang                         : Botani dan Bioteknologi
F.      Tempat penelitian        : Universitas Kuvempu, Karnataka, India.
G.    Tahun                          : 2012
H.    Jurnal                           : Internasional riset ilmu terbaru


ANALISIS ISI JURNAL
A.    Konten
Fosil adalah bagian dari flora dan fauna mati mengalami fosilisasi hanya terjadi di pada kasus langka, ketika tanaman atau hewan mati di situasi yang tepat. mayat hewan biasanya dimakan oleh sesuatu, atau bakteri pengurai sebelum mengalami fosilisasi, dan bahkan bagian yang keras pun seperti tulang dan kerang yang akhirnya hancur melalui erosi dan korosi. Trik untuk menjadi fosil adalah untuk mati di tempat yang tidak diurai oleh bakteri tertentu. Ini berarti terkubur di pasir, tanah atau lumpur dan tempat terbaik untuk itu adalah di dasar laut atau sungai. Mengetahui sesuatu tentang jenis kehidupan kuno dan lingkungan yang telah ada sejak dahulu dapat memberitahu kita bagaimana kehidupan beradaptasi tetapi juga bagaimana perubahan iklim. Fosil juga bisa hanya memberitahu kami besar cerita tentang apa yang terjadi jutaan tahun yang lalu. Jumlah besar kehidupan di bumi selama jutaan tahun akan menyarankan bahwa akan ada lebih banyak penemuan fosil berbagai jenis baik ke masa depan. Sangat mungkin bahwa kami akan terus membuat penemuan luar biasa dari fosil. Sebuah perbandingan dari sisa-sisa organisme fosil dan baru-baru ini dapat memberikan informasi penting tentang lingkungan kuno, serta berbagai prinsip dalam biologi. Hal ini memberikan informasi tentang bagaimana pola lingkungan ditentukan dan bagaimana memanfaatkan spesimen tersebut untuk menggambarkan berbagai konsep dalam biologi dan paleontologi. Hal ini juga tampaknya mungkin bahwa di masa depan kita dapat menemukan fosil bukti kehidupan masa lalu di planet lain.
B.     Metode 
               Berbagai metode digunakan oleh ahli paleontologi seperti stratigrafi yaitu berdasarkan tingkatan, biostatigrafi tingkatan strata yang sama antara flora dan fauna pada tempat yang berbeda, radiometri yaitu umur fosil dan batuan dapat di perkirakan oleh radiometri, serta masih banyak metode lain yang digunakan oleh para ahli yaitu dengan menggunakan unsur kimia seperti uranium, karbon, dan pentasium.
C.     Hasil 
                  Tim peneliti dari University of Lucknow telah menemukan fosil ukuran raksasa, lima kilometer dari Jodhpur di Sursagar tambang wilayah, Rajasthan. Penemuan fosil ukuran raksasa telah membuka jendela baru untuk memahami evolusi kehidupan di bumi. Hal ini dianggap sebagai fosil tanaman non karbon terbesar. Ini adalah sekitar 140 kali lebih besar dari spesies alga hari ini. Memiliki karakteristik fisik tanaman Vaucheriacean. Tanaman Vaucheriacean adalah jenis ganggang hijau kuning ditemukan di air tawar atau laut. Tim peneliti juga telah membahas media tentang temuan mereka. Menurut salah satu peneliti, fosil tumbuhan mengandung karbon dan memiliki struktur sederhana. Dia juga mengatakan bahwa sangat jarang untuk menemukan fosil yang isinya karbon non-karbon atau kurang. Fosil tumbuhan mega ini menyiratkan kemungkinan keberadaan hidrokarbon yang tinggi di Marwar Basin sebagai tanaman Vaucheriacean diketahui sebagai cadangan minyak bahan makanan. Fosil-fosil yang terlihat oleh mata telanjang dan sedang disimpan di bawah pelestarian yang tepat. Para peneliti mengharapkan bahwa tanaman mungkin umurnya 630-542 juta tahun.
D.    Kesimpulan 
                  Fosil adalah dokumen evolusi di mana melalui fosil kita dapat mengumpulkan informasi tentang organisme hidup dari periode geologi masa lalu. Fosil-fosil ini memberikan kami informasi fisiologis dan genetik tentang flora dan fauna masa lalu.
<script async src="https://pagead2.googlesyndication.com/pagead/js/adsbygoogle.js?client=ca-pub-4428412737778416"
     crossorigin="anonymous"></script>
<ins class="adsbygoogle"
     style="display:block; text-align:center;"
     data-ad-layout="in-article"
     data-ad-format="fluid"
     data-ad-client="ca-pub-4428412737778416"
     data-ad-slot="3050650303"></ins>
<script>
     (adsbygoogle = window.adsbygoogle || []).push({});
</script>

PENUTUP
A.    Kesimpulan kelompok

Fosil adalah semua sisa, jejak, ataupun cetakan dari manusia, binatang, dan tumbuh-tumbuhan yang telah terawetkan dalam suatu endapan batuan dari masa geologis atau prasejarah yang telah berlalu. Karena terendapkan, maka sebuah fosil harus diperhitungkan dalam ribuan tahun. Kelompok kami setuju dengan hasil yang diungkapkan di dalam jurnal ini. Peneliti University of Lucknow telah menemukan fosil ukuran raksasa berukuran lima kilometer dari Jodhpur di Sursagar tambang wilayah, Rajasthan. Penemuan fosil ukuran raksasa telah membuka jendela baru untuk memahami evolusi kehidupan di bumi. Kami setuju karena fosil merupakan petunjuk dari adanya evolusi yang berlangsung secara terus menerus. Fosil adalah dokumen evolusi di mana melalui fosil kita dapat mengumpulkan informasi tentang organisme hidup dari periode geologi masa lalu. Fosil-fosil ini memberikan kami informasi fisiologis dan genetik tentang flora dan fauna masa lalu.
 Fosil dapat memberikan petunjuk tentang proses kematian dan penguburan suatu organisme, termasuk penyebab dan cara kematian, pembusukan, dekomposisi, transportasi dan penguburannya. Catatan fosil adalah salah satu sumber awal data yang relevan dengan studi evolusi dan terus menjadi relevan dengan sejarah kehidupan di Bumi. Fosilisasi merupakan proses penimbunan sisa-sisa hewan atau tumbuhan yang terakumulasi dalam sedimen atau endapan-endapan baik yang mengalami pengawetan secara menyeluruh, sebagian ataupun jejaknya saja. Terdapat beberapa syarat terjadinya pemfosilan yaitu antara lain: Organisme mempunyai bagian tubuh yang keras, mengalami pengawetan, terbebas dari bakteri pembusuk, terjadi secara alamiah, mengandung kadar oksigen dalam jumlah yang sedikit.
Selain bermanfaat dalam bidang evolusi, fosil juga bermanfaat dalam bidang ilmu lain seperti taksonomi, fosil mengandung informasi morfologis sehingga ilmuwan dapat mengenal dan memberinya nama serta mengtahui hubungannya dengan organisma lain berdasarkan morfologi tersebut. Dalam ilmu etiologi (ilmu tentang perilaku), fosil memberi informasi tentng cara hidup suatu organisme yang dulu pernah hidup dan sekarang telah punah. Segi ekologi, fosil memberi informasi dan pemahaman tentang sifat dan perkembangan ekosistem dan tentang interaksi antara hewan dan tumbuhan dengan lingkungannya di masa purba. Segi lingkungan, organisme tertentu distribusi dan keragamannya terbatas pada lingkungan tertentu (disebabkan oleh faktor-faktor lingkungan). Keadaan lingkungan purba seperti salinitas, suhu, dan tingkat oksigen dapat diketahui melalui perbandingan antara organisma hidup dengan fosil, serta masih banyak sumbangan terhadap ilmu lainnya.
B.    Saran kelompok 
            Jurnal ini sangat membantu dan menambah pengetahuan tentang evolusi khususnya petunjuk evolusi yaitu fosil. Kelompok kami berharap semakin banyak petunjuk dari evolusi yang ditemukan sehingga dapat memberikan sumbangan yang besar dalam evolusi mengingat zaman sudah semakin cangging tentu untuk penemuan petunjuk evolusi pun dapat menggunakan peralatan yang modern.


DAFTAR PUSTAKA
            Palmer, Douglas. 2002. Buku saku: Fosil; alih bahasa,Yulin Lestari. Jakarta: Erlangga.
Shankar Murthy, K1  and Kiran B.R. 2012. Review Article Mystery Of Fossils.           International Journal of Recent Scientific Research. Vol. 3, Issue, 11, pp.901 907, November, 2012.

Silahkan dowload jurnal Mystery Of Fossils pada link di bawah ini




No comments:

Post a Comment

ASESMEN SUMATIF TENGAH SEMESTER BIOLOGI

PEMERINTAH PROVINSI SUMATERA BARAT DINAS PENDIDIKAN SMAN 1 KECAMATAN SULIKI SOAL ASESMEN SUMATIF TENGAH    SEMESTER GANJIL TAHUN ...